Kasuari Gelambir Tunggal, Burung Besar Dari Papua

Kasuari Gelambir Tunggal - Burung Kasuari Gelambir Tunggal yang memiliki nama latin Casuarius unappendiculatus adalah sejenis burung yang memiliki ukuran tubuh yang besar dan tidak memiliki kemampuan terbang seperti umumnya burung serta berasal dari daerah utara Pulau Papua.

Hewan ini tersebar dan juga endemik di wilayah rawa pesisir, hutan hujan dataran rendah di Papua utara, Salawati Pulau Yapen dan juga Batanta. Hewan ini hidup dan tinggal dibawah ketinggian 490 m atau 1610 kaki.

Kasuari Gelambir Tunggal yang tergolong ke dalam fauna yang dilindungi di negara Indonesia dan juga sebagai fauna yang mewakili identitas provinsi Papua Barat ini terdiri atas tiga spesies yakni Kasuari Gelambir Tunggal (Casuarius unappendiculatus), Kasuari Gelambir Ganda (Casuarius casuarius), dan juga Kasuari Kerdil (Casuarius bennetti).

Pada kali ini, penulis hanya menjelaskan tentang Kasuari Gelambir Tunggal saja, sedangkan dua spesies lain akan dibahas pada artikel berikutnya.

Sumber: @suryantoraptor via Instagram
Klasifikasi Imiah Kingdom:    Animalia

Phylum:      Chordata

Class:         Aves

Order:        Casuariiformes

Family:       Casuariidae

Genus:       Casuarius

Species:C. unappendiculatus

Deskripsi Kasuari Gelambir Tunggal

Burung ini mempunyai ciri bulu yang berwarna hitam yang keras dan juga kaku,  kulit muka berwarna biru serta paruhnya yang menyerupai jengger di kepalanya. Pada bagian leher dan juga gelambirnya sendiri berwarna merah ataupun kuning terang.

Meskipun tidak memiliki kemampuan untuk terbang, akan tetapi burung ini memiliki ukuran tubuh yang besar dan juga kuat, dengan cakarnya yang menyerupai belati di jari bagian dalam membuat kita harus berhati-hati dengan burung yang satu ini.

Tidak terdapat adanya suatu perbedaan fisik diantara jantan dan juga betina, akan tetapi rata-rata jantannya beratnya dapat mencapai 30 sampai 37 kg dimana bobo tubuhnya lebih kecil ketimbang burung betina yang beratnya dapat mencapaui 58 kg. Perlu kita ketahui , kasuari gelambir tunggal sendiri adalah burung paling berat di dunia di bawah burung Unta yang berada pada posisi pertama.

Sama halnya dengan burung kasuari gelambir-ganda, burung ini mempunyai panjang 149 cm dan juga tinggi kisaran 1,5 hingga 1,8 m. Akan tetapi, burung kasuari gelambir tunggal mempunyai paruh yang agak lebih pendek dari kasuari gelambir ganda yakni dengan kisaran 12 sampai 13,7 cm. Sementara itu, kakinya agak lebih panjang dari kasuari gelambir tunggal yang panjangnya dapat mencapai kisaran 28 sampai 33,2 cm.

Wajah dan juga kepala burung ini berwarna biru dengan leher yang berwarna merah perpaduan dengan bercak kuning yang terdapat pada bagian belakang kepala. Hewan ini termasuk hewan yang berbulu lebat,  akan tetapi kulit leher dan juga kepalanya tidak berbulu, panjang gelambirnya yakni kurang lebih 3 cm.

Umumnya, kasuari gelambir tunggal aktif pada saat pagi sampai sore hari, sangat jarang dapat kita jumpai pada saat malam hari. Perlu kita ketahui hewan ini bersifat soliter (menyendiri), dimana cuma dapat ditemui bersama dengan kelompoknya pada saat musim kawin saja sedangkan pada hari biasanya menyendiri.

Aktivitas gerak burung ini hanya dengan cara berjalan, lari dan juga terkadang melompat. Akan tetapi, terkadang juga dapat kita temui kasuari sedang berenang. Untuk kasuari berjenis kelamin jantan sangatlah agresif pada saat mengerami telurnya. Di alam burung, kasuari sendiri termasuk ke golongan fruktifora atau mengonsumsi buah-buahan , biji, ubi, dan juga dedaunan dari beberapa macam tumbuhan, namun paling gemar memakan buah batu atau buah buni.

Status Konservasi Kasuari Gelambir Tunggal

Sumber: @frighzt via Instagram

Populasi burung Kasuari sendiri tidak diketahui secara pasti jumlahnya, akan tetapi sangat diyakini bahwa populasi burung ini dari tahun ke tahun selalu mengalami penurunan. Berdasarkan IUCN Redlist spesies burung ini dimasukan atau dikategorikan ke dalam status konservasi Least Concern (resiko rendah).

Walapun termasuk dikategorikan ke dalam status Least Concern (resiko rendah), keberadaan fauna yang satu ini tetap harus dijaga, karena bisa saja status ini berubah untuk kedepannya dikarenakan perburuan yang dilakukan secara terus menerus.

Itulah informasi tentang  Kasuari Gelambir Tunggal, Burung Besar Dari Papua yang dapat abang nji informasikan untuk sahabat sekalian. Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan yang lebih tentang Kasuari Gelambir Tunggal dan tentunya meningkatkan kepedulian kita dalam menjaga kelestarian fauna yang satu ini.

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar