Burung Nuri Sayap Hitam, Si Cantik Papua Yang Rentan Punah

Burung Nuri Sayap Hitam - Nuri sayap hitam atau dikenal juga dengan Nuri merah-biak memiliki nama ilmiah Eos cyanogenia.

Hewan ini termasuk Endemik pada pulau Papua, Nuri Sayap-hitam sendiri cuma bisa ditemukan dalam daerah asal aslinya yakni pada hutan dalam pesisir pulau Biak & pulau-pulau dalam Teluk Cenderawasih, Papua.

Sumber: pixabay.com
Status konservasi :Rentan

Klasifikasi Ilmiah

Kingdom: Animalia

Filum: Chordata

Kelas: Aves

Ordo: Psittaciformes

Famili: Psittacidae

Genus: Eos

Spesies: E. cyanogenia

Eos cyanogenia sendiri  merupakan sejenis burung nuri yang mempunyai ukuran tubuh tergolong sedang, dengan panjang kurang lebih 30 cm, dan berasal dari suku Psittacidae. Burung nuri sendiri, memiliki bulu yang berwarna merah cerah, terdapat bercak ungu di sekitaran telinga, paruh merah kekuningan, punggung hitam dan juga memiliki iris mata yang cantik yakni berwarna merah. Burung jantan dan burung betina betina pada spesies ini memiliki ciri yang hampir sama.

Burung ini diketahui sering menyimpan telur dan juga membesarkan anak-anaknya yang di tempatkan pada lubang-lubang pohon khususnya pohon Kelapa. Burung Nuri sendiri, adalah jenis burung yang hidup berkelompok serta seringkali mencari makan di hutan pedalaman sampai di ketinggian 460 meter di atas permukaan laut.

Untuk makanannya, burung ini umumnya memakan buah-buahan, biji-bijian, serta tepung sari dari bunga-bunga. Burung ini mampu terbang dengan kecepatan tinggi, serta suara yang dikeluarkan oleh burung ini berupa panggilan keras serta tajam.

Sumber: pixabay.com

Disebabkan karena hilangnya habitat hutan dan juga penangkapan liar yang terus berlanjut tanpa ada pencegahan secara tegas, populasi dan juga wilayah dimana burung ini ditemukan menjadi sangat-sangat terbatas dan ini justru sangat memprihatinkan dikarenakan status daripada burung ini telah termasuk ke dalam kategori Rentan.

Nuri sayap-hitam dikategorikan menjadi kategori Rentan Berdasarkan IUCN Red List. Perlu kita ketahui bersama Spesies ini juga didaftarkan dalam CITES Appendix II.

Itulah informasi yang dapat abang nji sampaikan kepada sahabat-sahabat sekalian tentang Burung Nuri Sayap Hitam, Si Cantik Papua Yang Rentan Punah. Semoga setelah membaca artikel ini, kita lebih bisa untuk berusaha menjaga alam serta keanekaragaman hayati yang terdapat di dalamnya baik flora maupun faunanya, sehingga anak cucu kita nanti dapat melihat secara langsung keindahan kenekaragaman tersebut dan tidak hanya mendengar ceritanya saja.

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar